Beberapa waktu yang lalu umat islam telah memperingati hari kelahiran nabi besar Muhammad SAW. Walaupun agak terlambat, kita akan share sedikit tentang bulan kelahiran Nabi, yaitu bulan Rabiul Awal, juga tentang boleh tidaknya mengadakan peringatan ‘Maulid Nabi’ seperti yang banyak dilakukan di oleh masyarakat muslim di Indonesia.
Bulan Rabi'ul Awwal adalah suatu bulan yang bersejarah di dalam kehidupan manusia, karena pada bulan ini atau tepatnya pada hari Senin (Isnain) tanggal 12 Rabi'ul Awwal tahun gajah, telah dilahirkan seorang pemimpin umat manusia yang merupakan rahmat bagi seluruh alam semesta. Beliau adalah junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW. Bahkan pada tanggal tersebut juga merupakan hari Hijrah Nabi, dan hari meninggalnya nabi Muhammad SAW (Senin, 12 Rabiul Awwal 11 H/ 7 Juni 632 M).
Bulan Rabi'ul Awwal adalah suatu bulan yang bersejarah di dalam kehidupan manusia, karena pada bulan ini atau tepatnya pada hari Senin (Isnain) tanggal 12 Rabi'ul Awwal tahun gajah, telah dilahirkan seorang pemimpin umat manusia yang merupakan rahmat bagi seluruh alam semesta. Beliau adalah junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW. Bahkan pada tanggal tersebut juga merupakan hari Hijrah Nabi, dan hari meninggalnya nabi Muhammad SAW (Senin, 12 Rabiul Awwal 11 H/ 7 Juni 632 M).
Beberapa dari Anda mungkin sudah mengenal, mendengar bahkan bergabung dengan Hijabers Community. Ini merupakan sebuah komunitas bagi para wanita muslim yang didalamnya terdapat kegiatan-kegiatan khusus berkaitan dengan lifestyle.
Hijabers Community yang berdiri sejak tahun 2010 ini sudah hadir di beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta. Dan pada 16 Oktober lalu, mereka sukses menggelar acara grand launching Hijabers Community Malang.
Sebanyak 150 orang memadati acara grand launching yang diadakan di Hall HX Mall Malang. Hijabers Malang hadir sebagai sebuah wadah bagi komunitas perempuan berjilbab untuk melakukan berbagai macam kegiatan yang diikuti oleh pelajar, mahasiswa sampai ibu rumah tangga.
Bagi umat muslim yang melaksanakan shalat, berwudhu merupakan kegiatan sehari-hari yang biasa dilakukan. Tapi apakah kebiasaan berwudhu kita selama ini sudah benar menurut ajaran Rasulullah?
Berwudhu dalam ilmu fiqih masuk dalam bab al-Thaharah (penyucian rohani), seperti halnya tayammum, syarth, dan mandi junub. Tidak disebutkan Bab al-Nadhafah (pembersihan secara fisik). Rasulullah SAW selalu berusaha mempertahankan keabsahan wudlunya. Oleh karenanya ketika wudhu seorang sahabat kurang sempurna, Rasulullah meminta sahabat tersebut untuk mengulang wudhunya.
Berwudhu dalam ilmu fiqih masuk dalam bab al-Thaharah (penyucian rohani), seperti halnya tayammum, syarth, dan mandi junub. Tidak disebutkan Bab al-Nadhafah (pembersihan secara fisik). Rasulullah SAW selalu berusaha mempertahankan keabsahan wudlunya. Oleh karenanya ketika wudhu seorang sahabat kurang sempurna, Rasulullah meminta sahabat tersebut untuk mengulang wudhunya.
Majelis Rasulullah SAW
Nama "Majelis Rasulullah." dalam aktifitas dakwah ini berawal ketika Hb Munzir Almusawa lulus dari Study-nya di Darulmustafa pimpinan Al Allamah Al Habib Umar bin Hafidh Tarim Hadramaut, Yaman. Beliau kembali ke Jakarta dan memulai berdakwah pada tahun 1998 dengan mengajak orang bertobat dan mencintai nabi saw yang dengan itu ummat ini akan pula mencintai sunnahnya, dan menjadikan Rasul saw sebagai Idola.
|
Langganan:
Postingan (Atom)



- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact